Dalam kebudayaan suku Bugis maupun Makassar, pakaian adat khusus untuk
wanita disebut baju bodo, sedangkan baju adat kaum pria disebut jas tutu.
Jas tutu bagi kaum pria Bugis maupun Makassar merupakan hal
yang sangat penting. Baju adat itu tidak bisa dilepaskan dari berbagai
acara adat, bahkan terbilang sakral jika dikenakan di musim tertentu.
"Jas tutu bagi
kaum pria itu tak hanya melekat sebagai penutup tubuh atau aksesoris
biasa. Melainkan hanya dikenakan pada acara adat seperti pernikahan,
upacara pemandian benda pusaka, atau acara adat lainnya
Pakaian adat yang dikenakan khusus pria suku Bugis-Makassar tak hanya berupa jas tutu. Mengenakannya biasanya berpasangan dengan celana atau paroci, kain sarung atau lipa garusuk, dan tutup kepala berupa songkok.
Jas tutu bentuknya lengan panjang, leher berkerah serta diberi
kancing yang terbuat dari sepuhan emas atau perak dan dipasang pada
leher baju. Sementara, kain lipa sabbe atau lipa garusuk tampak polos tetapi berwarna mencolok, seperti merah dan hijau.